Apa itu People Pleaser dan Mengapa Hal itu Tidak Baik?
People pleaser adalah seseorang yang selalu berusaha memuaskan orang lain, terutama dalam hal menyenangkan mereka. People pleaser seringkali merasa tertekan untuk selalu menyenangkan orang lain dan tidak memperdulikan keinginannya sendiri.
Menjadi people pleaser mungkin terlihat seperti sikap yang baik, tetapi ternyata hal ini justru dapat merugikan diri sendiri. Berikut adalah beberapa alasan mengapa menjadi people pleaser tidak selalu baik:
1. Menjadi people pleaser dapat membuat seseorang merasa tertekan dan tidak nyaman. Seseorang yang selalu berusaha memuaskan orang lain seringkali merasa tertekan untuk selalu menyenangkan orang lain, bahkan jika itu merugikan diri sendiri.
2. Menjadi people pleaser dapat membuat seseorang merasa tidak percaya diri. Seseorang yang selalu berusaha memuaskan orang lain seringkali merasa tidak percaya diri dan merasa tidak berharga jika tidak mampu memuaskan orang lain.
3. Menjadi people pleaser dapat membuat seseorang merasa tidak memiliki kekuasaan atas kehidupannya sendiri. Seseorang yang selalu berusaha memuaskan orang lain seringkali merasa tidak memiliki kekuasaan atas kehidupannya sendiri dan tidak mampu membuat keputusan yang baik untuk dirinya sendiri.
4. Menjadi people pleaser dapat menghalangi seseorang untuk mengekspresikan perasaan dan keinginannya. Seseorang yang selalu berusaha memuaskan orang lain seringkali merasa tidak nyaman untuk mengekspresikan perasaan dan keinginannya, karena takut tidak diterima oleh orang lain di sekitarnya.
Penyebab seseorang bisa menjadi people pleaser adalah karena mereka memiliki harga diri yang rendah, memiliki kecemasan sosial, takut akan konflik, pengaruh budaya dan lingkungan, trauma, dan gangguan kepribadian.
Kemudian, bagaimana cara berhenti menjadi seorang people pleaser?
1. Mulai dari yang kecil
Mulailah dengan membuat komitmen untuk memenuhi satu kebutuhan pada satu waktu. Misalnya, seseorang dapat menetapkan tujuan untuk beristirahat sejenak di antara rapat.
2. Pikirkan sesuatu dengan baik-baik
Saat seseorang mengajukan permintaan, cobalah beri mereka waktu untuk berpikir daripada langsung menanggapinya.
3. Tetapkan tenggat waktu
Saat Anda mengatakan ya kepada seseorang, sertakan tenggat waktu atau tenggat waktu daripada menunggu orang lain mengatur jadwal.
4. Berlatih mengatakan "tidak"
Ada cara yang bijaksana dan empati untuk mengatakan tidak dalam banyak situasi. Akan sangat membantu untuk melatih ini sebelum berbicara dengan seseorang.
.png)
Comments
Post a Comment